JUMLAH  CALON  YANG  DITERIMA  : 288  SISWA


Diterima
Program IPA berjumlah 144
siswa
Program IPS jumlah 144 siswa.
JUMLAH : 288 SISWA




Read More



NO

Kelas

Jml Rombel

Jumlah Siswa

1

X IPA 1-4

4

144

2

X IPS 1-4

4

144

 

Jumlah

8

288




JALUR PPDB SMA


1. Jalur Zonasi 

a.Zonasi adalah wilayah Desa/Kelurahan dalam jarak terdekat dengan
satuan Pendidikan yang ditetapkan oleh Kepala Dinas berdasarkan
usulan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). 
 
b. Jarak tempat tinggal terdekat dimaksud adalah dihitung berdasarkan
jarak tempuh dari Kantor Desa/Kelurahan menuju ke Satuan
Pendidikan.
 
c. Calon peserta didik yang wajib diterima melalui jalur zonasi sekurangkurangnya 50% (lima puluh persen) dari daya tampung yang tersedia
yang dilakukan seleksi berdasarkan jarak terdekat domisili calon
peserta didik yang bersangkutan dengan sekolah.  
d. Calon peserta didik yang berasal dari satu RW (Rukun Warga) dengan
satuan pendidikan, diprioritaskan diterima. 
e. Kuota pada Jalur Zonasi ini termasuk kuota bagi anak penyandang
disabilitas (inklusi) 
f. Pengaturan Zonasi ini dikecualikan bagi Kelas Khusus Olahraga
(KKO). 

2. Jalur Afirmasi

 

a. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berasal dari
keluarga ekonomi tidak mampu dan panti asuhan.  
b. Calon peserta didik yang wajib diterima melalui Jalur Afirmasi paling
sedikit15% (lima belas persen) dari daya tampung sekolah.
c. Ketentuan tersebut pada huruf b dapat tidak terpenuhi, apabila jumlah
calon peserta didik dari keluarga tidak mampu yang mendaftar kurang
dari 15% (lima belas persen) daya tampung.  
d. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak
mampu dibuktikan dengan keikutsertaan peserta didik dalam program
penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah atau Pemerintah
Daerah dilengkapi dengan surat pernyataan dari orang tua/wali calon
peserta didik yang menyatakan bersedia diproses secara hukum apabila
terbukti memalsukan bukti keikutsertaan dalam program penanganan
keluarga tidak mampu dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah.  
e. Selain ketentuan sebagaimana tersebut pada hurud d, peserta didik dari
keluarga tidak mampu adalah peserta didik dari keluarga yang datanya
tercatat dalam Basis Data Terpadu (BDT), termasuk diantaranya adalah
keluarga yang terdampak wabah pandemi Covid-19 dan mengalami kemiskinan, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Dinas Sosial
Kabupaten/Kota setempat. 
f. Calon peserta didik baru yang berasal dari panti asuhan ditetapkan oleh
Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota dan/atau Provinsi. 
g. Dalam hal terdapat dugaan pemalsuan bukti keikutsertaan dalam
program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah atau
Pemerintah Daerah, Sekolah bersama Kepala Desa setempat wajib
melakukan verifikasi data di lapangan serta menindaklanjuti hasil
verifikasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.  
h. Peserta didik yang masuk melalui jalur afirmasi merupakan peserta
didik yang berdomisili di dalam dan di luar wilayah zonasi Sekolah
yang bersangkutan.

3.Jalur PPDB perpindahan tugas orang tua/wali 



a. Jalur PPDB perpindahan tugas orang tua/wali yakni jalur yang
disediakan dalam PPBD bagi calon peserta didik yang mengikuti
perpindahan tugas orang tua/wali yang dibuktikan dengan surat
penugasan orang tua/wali dan atau dibuktikan
 
b. Calon peserta didik pada jalur perpindahan tugas orang tua/wali yang
diterima paling banyak 5% (lima persen) dari total jumlah keseluruhan
peserta didik yang diterima.
 
c. Dalam hal jumlah calon peserta didik pada jalur perpindahan tugas
orang tua/wali tidak mencapai 5% (lima persen), maka kekurangan
tersebut dialihkan ke jalur zonasi.  
d. Kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali dapat digunakan untuk
anak guru yang mendaftarpada satuan pendidikan tempat orang tua/wali
berkerja sebagai guru.  
e. Peserta didik yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orang
tua/wali merupakan peserta didik dengan Kartu Keluarga di luar
wilayah zonasi Sekolah yang bersangkutan.  
f. Dalam hal daya tampung untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali
tidak mencukupi, maka seleksi dilakukan berdasarkan jarak tempat
tinggal terdekat ke Sekolah.

4. Jalur prestasi 

a. Jalur PPDB Prestasi adalah jalur PPDB yang menggunakan seleksi
prestasi calon peserta didik.  
b. Calon peserta didik pada jalur prestasi yang diterima paling banyak
30% (tiga puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik
yang diterima.  
c. Komponen penilaian yang dijadikan dasar dalam penghitungan nilai
akhir untuk PPDB SMA jalur Prestasi terdiri: 
1) Nilai Rapor Semester I s.d V SMP/MTs atau yang sederajat, yaitu
nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa
Inggris, dan IPA. Apabila hasil Rapor Semester I s.d V untuk nilai
Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA dalam
rentang 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus) maka nilai dikonversi
menjadi rentang nilai 0 (nol) sampai dengan 10 (sepuluh) hingga 2
(dua) digit di belakang koma.  
2) Nilai Kejuaraan,yaitu nilai yang diberikan kepada calon peserta
didik karena yang bersangkutan memiliki prestasi di bidang
akademik dan/atau non akademik yang diperolehnya pada jenjang
pendidikan SMP/MTs atau yang sederajat, dengan ketentuan :
2.1. Calon peserta didik dengan prestasi Juara I, II, III
Internasional dan Juara I Nasional dari kejuaran yang
diselenggarakan secara berjenjang langsung diterima.
 2.2. Bobot nilai prestasi kejuaraan berjenjang merupakan
kejuaraan/lomba/invitasi/sayembarayang diselenggarakan
oleh instansi/ lembaga pemerintah sesuai kewenangannya di
bidang akademik dan/atau non akademik sebagai berikut :
 


1WE



2WE





JALUR DAN KUOTA

JALUR DAN KUOTA 1


.floatwa { position:fixed; bottom:0px; right: 0px; background-color:#ffffff; width:100%; z-index:1000; padding:2px; margin:auto; text-align:center; float:none; box-shadow: 0px -2px 10px #c0c0c0; } .tombolwa { border: 1px #56aa71 solid; background-color:#32CD32; width:90%; padding:4px; text-align:center; margin:0; border-radius: 5px; margin:auto; text-align:center; float:none; } .floatwa a{ color:white; }